Melihat roti yang baru matang berjejer di etalase bakery memang menarik. Tapi, pernahkah Anda berpikir bagaimana proses produksinya dilakukan? Terlebih jika skala bakery sudah besar, tidak mungkin semua prosesnya manual. Nah, mari kita simak salah satu mesin yang kerap ada di dapur banyak bakery, yaitu mesin mixer spiral.

Apakah mixer itu? Mesin mixer dikenal sebagai pengaduk adonan, baik itu untuk campuran bahan hingga adonan roti. Nah, ada banyak sekali jenis mixer yang ada. Salah satunya adalah yang spiral, yang punya ciri khas tuas pengaduk berbentuk spiral. Mixer jenis ini umumnya banyak ditemukan di rumah produksi roti skala kecil hingga menengah ke atas.

Apa Itu Mesin Spiral Mixer?

Jika berbicara tentang mesin mixer dalam proses pembuatan roti, maka sudah sangat penting fungsinya. Mengingat bahwa adonan kue perlu dicampur dan di uleni hingga kalis, tentu akan memakan waktu dan tenaga yang tidak sedikit. Adanya mixer semacam ini sudah pasti akan meningkatkan efisiensi kerja, waktu produksi roti pun bisa dipangkas banyak.

Spiral Mixer sering disebut juga sebagai mixer serbaguna karena dapat digunakan untuk berbagai keperluan tersebut. Mixer ini dilengkapi dengan tiga jenis pengaduk yang masing-masing memiliki fungsi yang berbeda, dan tersedia dalam berbagai kapasitas.

Dari banyaknya jenis mesin spiral mixer yang ada, sehingga bisa membantu membuat adonan untuk para pengusaha kue mulai dari yang kecil untuk usaha rumahan hingga yang besar skala bakery dan pabrik. Dengan spiral mixer ini juga, mengolah adonan dengan hasil yang konsisten dan berkualitas dapat dilakukan dengan mudah.

Spiral mixer sendiri khusus untuk mencampur adonan, karena tuasnya yang spiral punya kelebihan bisa mengaduk adonan menjadi tercampur rata hingga kalis. Kekuatan dan kecepatan pengadukan pun bisa diatur sesuai kebutuhan.

Selain itu, spiral mixer juga punya keunggulan di bagian bowl yang bisa bergerak naik dan turun, serta berputar. Sehingga saat adonan diaduk dengan tuas dari atas, dari bagian bowl juga ikut berputar, hasil adonan pun bisa lebih kalis dan merata. Kapasitas dari spiral mixer ini juga lebih besar, cocok untuk kebutuhan industri.

Baca Juga: Kenali Jenis Mixer untuk Adonan Berat dan Rekomendasi Terbaik

Bagaimana Mesin Spiral Mixer Bekerja?

Cara kerja dari mixer spiral semacam ini sebenarnya sangat sederhana. Pada tuas pengaduknya, atau dikenal juga dengan hook, terdapat motor penggerak. Komponen tersebut berfungsi sebagai penggerak tuas pengaduk agar bisa berputar. Kekuatan dan kecepatan pengadukan juga bisa disesuaikan kebutuhan, ada sistem pengaturan tersendiri.

Sehingga jika pun adonan mengandung sedikit air, tidak menjadi kendala. Karena mixer spiral ini bisa kuat mengaduk dengan kapasitas adonan besar dan alot. Tapi, karena fitur tuasnya hanya bisa untuk mengaduk adonan, maka mixer ini hanya cocok sebagai pengaduk adonan dengan jenis berat seperti roti, mie, dan lain sebagainya.

Manfaat Menggunakan Mesin Spiral Mixer

1. Efisiensi Waktu dan Tenaga

Kelebihan utama dari penggunaan mesin spiral mixer semacam ini tentu pada aspek efisiensi waktu dan tenaga yang didapat. Bagaimana sebuah mesin bisa menggantikan tenaga manusia dalam mengaduk adonan, yang notabene bisa saja sangat berat karena harus diuleni hingga kalis. Waktu yang dibutuhkan dalam proses membuat adonan pun bisa dipercepat.

2. Menjaga Kualitas Adonan

Kualitas adonan hasil pengadukan oleh spiral mixer juga bisa dipertanggungjawabkan. Jika takaran bahan pas dna konsisten, adonan bisa punya tekstur dan kualitas yang sama. Mixer spiral dirancang khusus agar bisa mengaduk adonan hingga tercampur rata, dengan bantuan tuas pengaduk serta bowl yang bisa berputar. Sangat menguntungkan, bukan?

Jenis-Jenis dan Kapasitas Mesin Mixer Spiral

Sebenarnya ada banyak jenis mesin mixer yang ada. Untuk mesin spiral mixer sendiri, biasanya punya kapasitas dan dimensi yang besar. Jadi, jika Anda tertarik untuk berinvestasi pada mesin ini di usaha bakery Anda, harus pastikan beberapa hal dahulu. Apakah kitchen Anda siap menampung mesin ini, serta daya listrik yang mumpuni.

Untuk kapasitas spiral mixer sendiri, biasanya besar-besar. Dari yang kapasitasnya 20, 50, hingga 100 liter adonan atau lebih. Maka dari itu, mixer jenis ini dipilih karena bisa mengaduk adonan roti sekaligus dalam jumlah besar. Meningkatkan efisiensi waktu dan tenaga dalam produksi skala besar. Sementara untuk jenisnya, mesin mixer ini hanya bisa digunakan untuk adonan berat seperti roti atau mie saja. Tidak untuk adonan ringan seperti cream atau meringue.

Mesin Spiral Mixer dalam Industri Roti

Urgensi penggunaan mixer spiral dalam industri roti atau bakery memang sangat penting. Karena mesin ini bisa membantu menyelesaikan proses pengadukan adonan dengan mudah dan efektif. Adonan yang dibuat dengan mesin semacam ini juga cenderung konstan, sehingga kualitasnya bisa terjaga.

Salah satu produsen spiral mixer yang terkemuka, MASEMA, mengeluarkan dua model mixer spiral yang berkualitas. Keduanya sama-sama menggunakan material stainless steel yang kuat dan tahan lama, cocok untuk kebutuhan industri. Kapasitasnya pun besar, diikuti dengan dimensi mesin yang besar pula. Fiturnya pun juga lengkap, jadi pasti akan sangat memudahkan proses produksi.

Model pertama ada Spiral Mixer dengan kapasitas besar, daya listrik 220V, dimensi 750 x 435 x 900, serta berat 100 kg. Materialnya kuat dan tahan lama, serta desain kokoh yang menawan. Model kedua ada Luxury Spiral Mixer yang kapasitasnya bisa mencapai 500 liter, dengan daya listrik 480V, dimensi 1460 x 905 x 1400, dengan berat mencapai 710 kg. Tentunya desain yang lebih menawan dan kokoh.

Dari urgensi penggunaanya saja, dapat dikatakan setiap pemilik usaha roti seharusnya punya mesin ini sebagai inventarisnya. Efisiensi waktu dan tenaga yang didapat tentu akan sangat menguntungkan, apalagi kapasitas pengadukannya juga besar. MASEMA, produsen mixer ini punya dua model unggulan yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan.