Pembuatan roti yang renyah dan kue yang lembut biasanya akan melalui beberapa metode memasak, salah satunya adalah dengan baking. Dengan proses baking, Anda bisa mengubah bahan-bahan sederhana menjadi hidangan lezat. Namun, untuk mencapai hasil yang diinginkan, pemahaman tentang teknik baking utama sangatlah diperlukan!
Sebenarnya apa yang dimaksud dengan teknik baking? Selain mengetahui hal tersebut, simak artikel ini untuk melihat ulasan mendalam satu per satu jenis teknik baking, tips yang bisa diterapkan, hingga beberapa kesalahan yang ditemukan dalam dunia baking.
Apa Itu Teknik Baking?
Baking adalah teknik memasak yang dilakukan dengan cara memanggang. Umumnya, teknik ini digunakan untuk membuat sejumlah masakan dengan tekstur yang renyah dan warnanya yang cantik. Baking juga bisa diartikan sebagai salah satu teknik memasak menggunakan metode panas kering karena tidak menggunakan air maupun minyak. Makanan yang dihasilkan melalui proses ini misalnya saja kue, cookies, ayam, kentang, bebek, ikan, dan lain sebagainya.
Baca Juga: 4 Ciri-Ciri Adonan Kalis Sempurna untuk Roti dan Kue, Teksturnya Elastis!
Mengenal Perbedaan Teknik Memasak Baking dengan Teknik Roasting
Apa bedanya teknik baking dengan teknik memasak roasting? Roasting biasanya akan menggunakan suhu tinggi dan berfokus membentuk lapisan yang renyah pada makanan, sementara baking menggunakan suhu yang lebih rendah dan mampu menghasilkan makanan yang mengembang dan bertekstur lembut.
Perlu diketahui juga bahwa dalam teknik roasting, makanan dipanggang di atas api secara terbuka, oven terbuka, ataupun sumber panas lainnya. Makanan yang dimasak bersentuhan langsung dengan api. Di sisi lainnya, teknik memasak baking dilakukan dalam oven tertutup. Ini membuat makanan yang dimasaknya tidak dapat bersentuhan langsung dengan api.
Macam-Macam Teknik Baking Utama
Namun, ternyata ada berbagai banyak macam teknik baking. Masing-masing jenis dari teknik ini akan memengaruhi hasil akhir kue maupun makanan yang dimasak. Inilah penjelasan terkait macam-macam teknik baking:
1. Creaming Method
Creaming method merupakan sebuah metode pembuatan kue yang dilakukan dengan cara mengocok lemak dan gula secara bersamaan terlebih dahulu. Dengan menerapkan cara ini, Anda bisa membuat kue-kue dengan komposisi lemak dan gula yang lebih banyak dibandingkan jumlah tepung yang digunakan. Dalam metode ini, mentega yang berfungsi sebagai lemak akan dikocok bersama dengan gula pasir sehingga mengembang secara perlahan.
2. Rubbing Method
Selanjutnya adalah rubbing method, sebuah proses memasak yang digunakan dalam pembuatan roti atau pastry. Teknik ini bekerja ketika margarin atau mentega yang berlemak dicampur langsung dengan tepung. Adonan hasil pencampuran ini kemudian akan diuleni manual dengan tangan.
Biasanya, adonan akan bertransformasi menjadi remahan atau breadcrub ketika waktu pengulenan sudah terasa lama. Tekstur adonan seperti ini sering digunakan untuk pembuatan scones atau pastry yang terkenal karena teksturnya berlapis-lapis.
3. Beating and Folding
Beating diartikan sebagai mengocok bahan kue menggunakan whisk atau mixer. Sementara itu, folding in merupakan teknik mencampur adonan yang bersifat ringan, seperti putih telur yang sudah dikocok atau dengan bahan yang lebih berat, seperti tepung terigu.
Untuk melakukan teknik folding in yang benar, Anda harus memulai mengaduk adonan dari sisi wadah kemudian ke bagian bawah dan adonan dilipat ke atas menggunakan spatula. Dengan menerapkan teknik ini, Anda bisa membuat adonan kue yang ringan dan konsisten!
4. Whisking Method
Terakhir adalah teknik memasak whisking yang melibatkan pengocokan bahan-bahan adonan menggunakan whisk. Proses ini membantu menggabungkan udara ke dalam adonan sekaligus menghilangkan gumpalan-gumpalan bahan yang sedang dicampur. Hal ini akan membantu Anda untuk menghasilkan produk bertekstur ringan dan mengembang saat selesai dipanggang.
Anda bisa menggunakan metode yang satu ini ketika sedang mencampurkan bahan kering, mengocok telur, mengocok krim, dan membuat emulsi seperti saus dan dressing.
Baca Juga: Kenali Penyebab Adonan Roti Tidak Mengembang Sempurna dan Tipsnya
Beberapa Tips Baking
Bagaimana cara memastikan produk yang dipanggang akan berhasil sepenuhnya? Jika Anda adalah seorang pemula dalam dunia baking maupun dunia kuliner secara umum, yuk simak beberapa penjelasannya terkait tips dan trik baking di bawah ini!
1. Mengukur dengan Akurat
Anda harus mengukur bahan secara tepat supaya dapat menghasilkan kue yang lezat. Sedikit saja kesalahan dapat memengaruhi hasil akhir kue. Untuk itu, timbangan digital dan gelas ukur transparan merupakan dua alat penting yang harus Anda miliki untuk mengukur bahan kering dan cair secara akurat.
Gunakan timbangan digital untuk menimbang tepung, gula, dan bahan kering lainnya, sementara gelas ukur transparan digunakan untuk mengukur susu, minyak, dan bahan cair lainnya. Meskipun membutuhkan ketelitian ekstra, namun usaha ini akan membuahkan hasil berupa kue yang sempurna dan lezat!
2. Mengetahui Suhu Oven yang Tepat
Kedua, suhu oven yang pas adalah kunci penting lainnya dalam membuat kue. Setiap oven punya karakteristik sendiri, jadi penting bagi Anda untuk mengenali oven yang dimiliki di rumah. Jika perlu, gunakan juga termometer oven untuk memastikan suhu sudah menyesuaikan dengan yang diminta oleh resep.
3. Penggunaan Bahan Pengganti
Mensubstitusi bahan merupakan solusi praktis ketika terdapat keterbatasan bahan baku atau persyaratan diet tertentu. Misalnya, jika Anda sedang kehabisan baking powder, gantilah dengan kombinasi satu bagian baking soda dan dua bagian bahan asam, seperti krim tartar atau jus lemon.
Contoh lain bahan yang sering disubstitusi adalah telur, sebagai bahan pengikat dan pengembang. Anda bisa mengganti bahan ini dengan alternatif lain seperti pisang tumbuk, saus apel, atau yogurt. Perlu diingat bahwa pemilihan bahan pengganti ini tergantung kepada jenis produk yang akan dipanggang dan berefek ke tekstur dan rasa akhir produk.
4. Penyimpanan Hasil Baking
Terakhir adalah pastikan untuk menjaga kualitas dan kesegaran produk bakery. Simpanlah hasil baking berupa kue polos (butter cake dan sponge cake) dalam wadah kedap udara pada suhu ruang. Untuk kue dengan lapisan frosting, akan lebih baik jika Anda simpan dalam kulkas dengan suhu terkontrol untuk mencegah pertumbuhan mikroorganisme dan memperpanjang umur simpan kue!
Baca Juga: Jenis Pengembang Kue dan Roti yang Wajib Diketahui
Kesalahan Umum dalam Baking dan Cara Mengatasinya
Anda harus menghindari beberapa kesalahan umum berikut dalam baking. Jika terlanjur melakukannya, simak bagaimana cara mengatasinya pada ulasan berikut ini!
1. Adonan yang Tidak Mengembang
Pertama-tama, adonan yang tidak mengembang merupakan kendala umum dalam proses pembuatan roti. Kegagalan ini disebabkan oleh beberapa faktor, seperti ketidaktepatan pengukuran bahan, teknik pengadukan yang kurang bagus, hingga kualitas ragi yang kurang baik.
Untuk mengatasi permasalahan ini, tingkatkan suhu lingkungan sekitar hingga menjadi hangat dan lembab supaya ragi di dalamnya dapat bereaksi. Sebagai alternatif, Anda juga bisa menambahkan ragi baru atau adonan biang yang mengandung ragi aktif supaya pengembangan adonan bisa terjadi.
2. Kue yang Bantat
Kue yang bantat disebabkan karena adonan yang kurang mengembang atau suhu oven yang tidak sesuai. Untuk mencegahnya, perhatikan teknik pencampuran bahan dengan memasukkan bahan secara bertahap. Hindari mengocok adonan terlalu lama dengan mixer berkecepatan tinggi. Selain itu, pastikan juga bahwa suhu oven sudah sesuai supaya kue dapat matang sempurna.
3. Permukaan Kue yang Retak
Berbeda dengan sebelumnya, permukaan kue yang retak juga menjadi masalah utama. Biasanya, hal ini terjadi karena suhu oven terlalu tinggi atau jumlah adonan yang dipanggang terlalu berlebihan. Untuk mencegahnya, panggang kue dengan suhu yang tepat hingga permukaan kue berwarna kecoklatan dan teksturnya lembut. Jangan menggunakan aluminium foil juga di dalam oven karena dapat menyebabkan kue tidak matang merata.
4. Hasil Panggang yang Tidak Merata
Kendala yang terakhir dialami adalah hasil panggangan yang tidak merata. Ini biasanya disebabkan karena panas tidak bisa didistribusikan secara merata dalam oven atau Anda menempatkan makanan secara kurang tepat di loyang. Untuk mengatasinya, tempatkan makanan tepat di tengah loyang supaya terkena suhu panas dengan optimal. Selain itu, aturlah juga suhu oven yang sesuai supaya makanan bisa matang secara merata dan sempurna.
Menguasai teknik baking utama dapat membantu Anda menghasilkan berbagai jenis makanan panggang yang lezat dan memuaskan. Dengan memahami dasar-dasar teknik baking, Anda bisa meningkatkan kemampuan baking Anda ke level yang lebih tinggi. Ingatlah bahwa lakukan selalu praktek dan eksperimen untuk menemukan resep dan metode yang paling sesuai dengan gaya dan selera Anda!
Apakah Anda sedang membutuhkan sejumlah alat mesin pembuat roti yang bisa mengefisiensikan proses bakingmu? Untuk mempermudah Anda yang sedang mendalami dunia baking, sebaiknya Anda lengkapi diri dengan berbagai alat, mulai dari rotary oven, mixer pengaduk adonan, hingga mesin proofer. Untungnya, MASEMA siap menjadi one-step-solution Anda dengan menyediakan semua alat-alat yang diperlukan di atas.
Jika ingin melihat-lihat apa saja peralatan yang dimiliki oleh MASEMA, klik tautan berikut ini. Apabila Anda berminat, cek juga alat-alat pendukung food processing dan food packaging lainnya!









