Menjadi pebisnis permen cokelat bisa dikatakan sebagai bisnis yang menguntungkan. Produk yang satu ini sangat mudah sekali memikat hati anak anak bahkan orang dewasa. Bahan produksi yang dibutuhkan juga tidak terlalu mahal sehingga bisa memberikan keuntungan besar. Berikut penjelasan tentang proses produksi permen cokelat dari awal hingga akhir.

Bahan-Bahan Utama

1. Coklat

Bahan pertama yang tidak boleh terlewat yaitu menggunakan bubuk cokelat. Anda bisa memilih jenis cokelat yang dilengkapi dengan kandungan lemak cocoa antara 10% – 12%. Kemudian untuk takaran yang diperlukan bisa disesuaikan dengan jenis cokelat bubuknya. Anda bisa memilih menggunakan cokelat ½ kg yang memiliki kandungan gula, susu, dan cocoa powder.

2. Gula

Selanjutnya untuk memberi kenikmatan yang lebih, tambahkan penggunaan gula pasir tepung 3 kg. Penggunaan gula pasir ini dilakukan karena teksturnya yang lebih halus dibandingkan dengan gula pasir biasa sehingga membuatnya bisa tercampur dan larut secara lebih sempurna. Pastikan gula yang digunakan terbuat dari tebu asli pilihan.

3. Susu

Agar rasanya lebih nikmat, penggunaan susu kental manis dalam proses produksi permen cokelat juga perlu ditakar yaitu sebanyak ½ kg.

4. Mentega kakao / Cocoa Butter

Selanjutnya, gunakan mentega kakao agar cokelat bisa larut dengan sempurna. Pemilihan mentega yang pas memang perlu dipertimbangkan. Takaran mentega yang diperlukan disini yaitu ½ kg.

5. Bahan-bahan tambahan (seperti vanili, garam, atau bahan pengisi)

Untuk bahan tambahan yang perlu diberikan jika ingin aroma dan rasanya lebih sempurna maka bisa ditambahkan vanili dan garam atau jenis isian lainnya.

Baca Juga: 4 Jenis Mesin Produksi Permen Cokelat dan Teknik Penggunaannya

Langkah-Langkah Proses Pembuatan Permen Coklat Menggunakan Mesin

1. Pencampuran Bahan

Proses pertama dilakukan dengan cara pencampuran bahan mulai dari cokelat bubuk dan juga air. Jika sudah, aduk hingga keduanya tercampur merata.

2. Pemanasan dan Pencampuran Lebih Lanjut

Selanjutnya, panaskan mentega diatas panci hingga meleleh. Kemudian, tambahkan bahan campuran lainnya seperti susu kental manis. Aduk hingga semuanya tercampur merata dengan durasi setidaknya 10 menit. Setelah itu masukkan gula pasir tepung pada adonan mentega dan kembali aduk merata. Terakhir, masukkan lelehan cokelat ke dalam panci dan diaduk kembali.

3. Pembentukan Permen

Apabila proses produksi permen cokelat diatas sudah dilalui, permen cokelat sudah siap dicetak. Pertama, oleskan cetakan permen cokelat dengan menggunakan mentega agar nantinya tidak sulit dipisahkan dari cetakan. Jika mentega sudah rata pada cetakan, tuangan adonan coklat dan tunggu hingga kering.

4. Pendinginan dan Pemotongan

Proses pendinginan ini biasanya membutuhkan waktu satu hari sampai akhirnya bisa dikonsumsi. Jika sudah satu hari, coklat bisa dikeluarkan dari cetakan. Apabila Anda menggunakan cetakan besar maka bisa memotong cokelat menjadi ukuran sesuai keinginan.

5. Pengemasan

Terakhir bisa dilanjutkan pada tahap pengemasan permen cokelat. Pengemasan ini perlu dilakukan dengan menggunakan plastik yang tebal sehingga produk bisa bertahan dalam waktu lebih lama dan terjamin kehigienisannya.

Manfaat Penggunaan Mesin dalam Produksi Permen Coklat

Dibandingkan dengan menggunakan cara produksi manual, Anda bisa memilih menggunakan mesin produksi permen cokelat. Banyak manfaat dari penggunaannya seperti Anda bisa memproduksi permen lebih banyak dengan waktu yang singkat. Hal ini tentunya dapat meningkatkan efisiensi proses produksi permen.

Tantangan dalam Penggunaan Mesin dalam Produksi Permen Coklat

1. Investasi Awal yang Besar

Ketika Anda memutuskan untuk memulai bisnis permen dengan menggunakan mesin produksi maka perlu menyiapkan modal dalam jumlah besar. Meskipun begitu, hal ini tidak akan merugikan karena mesin akan membantu Anda dalam memproduksi permen lebih banyak. Jadi siapkan modal yang pas untuk bisa menjalankan bisnis menggunakan mesin produksi permen ini.

2. Keterampilan Operator yang Dibutuhkan

Selain membutuhkan modal, Anda juga perlu menyiapkan operator yang mampu menjaga, merawat, dan menggunakan mesin produksi permen cokelat. Meskipun mesin bisa berjalan sendiri setelah dinyalakan namun tentunya tetap memerlukan pengawasan.

3. Perawatan Mesin yang Tepat

Pastikan juga setelah menggunakan mesin produksi, Anda tetap melakukan perawatan sesuai standarnya. Pengujian yang diperlukan pada proses perawatan ini berkaitan dengan uji fluktuasi suhu dan juga sinyal cahaya. Jangan lupa juga untuk memperhatikan sistem bertekanan yang memberikan dukungan pada pompa.

4. Ketidakmampuan untuk Mengatasi Situasi Darurat

Salah satu tantangan ketika melakukan proses produksi permen cokelat dengan menggunakan mesin yaitu tidak mampu mengatasi masalah darurat. Agar masalah ini bisa diatasi, Anda bisa mencari tenaga ahli untuk melakukan pemeriksaan mesin secara berkala.

Dibalik semua tantangan yang ada, mesin produksi ini sebenarnya memberikan banyak manfaat bagi penggunanya. Namun pastikan bahwa Anda memilih jenis produk mesin yang terbaik dan berkualitas. Salah satu rekomendasi produk yang terbaik untuk digunakan yaitu ada mesin permen cokelat dari MASEMA. banyak jenis pilihan mesin produksi permen cokelat berkualitas yang bisa ditemukan disini!