Dalam proses produksi roti, membagi adonan menjadi bagian-bagian dengan ukuran yang sama merupakan salah satu tahap yang penting. Jika dilakukan secara manual, proses ini bisa membutuhkan cukup banyak waktu, terutama ketika jumlah roti yang diproduksi sudah semakin banyak.

Untuk membantu pekerjaan tersebut, bakery dapat menggunakan dough divider atau mesin pembagi adonan. Mesin ini dirancang untuk membagi adonan menjadi beberapa bagian dengan ukuran yang seragam sehingga proses produksi roti menjadi lebih cepat, praktis, dan konsisten.

Apa Itu Dough Divider?

Dough divider adalah mesin yang digunakan untuk membagi adonan roti menjadi beberapa bagian dengan ukuran yang sama atau seragam dalam satu kali proses.

Dalam pembuatan roti, adonan yang sudah selesai melalui proses mixing biasanya perlu dibagi sesuai ukuran sebelum masuk ke tahap berikutnya, seperti pembentukan dan proofing.

Jika pembagian dilakukan menggunakan tangan, operator harus memotong dan menimbang adonan satu per satu. Selain memerlukan waktu, cara tersebut juga berpotensi menghasilkan ukuran adonan yang berbeda-beda.

Dengan menggunakan dough divider, proses pembagian dapat dilakukan secara lebih cepat dan teratur. Hal ini sangat membantu terutama bagi bakery, toko roti, maupun usaha roti dan UMKM yang memiliki jumlah produksi cukup banyak setiap harinya.

Apa Fungsi Dough Divider?

Fungsi utama dough divider adalah membagi adonan menjadi beberapa bagian dengan ukuran yang seragam. Tapi dalam proses produksi roti, mesin ini juga memberikan beberapa manfaat lain.

Berikut beberapa fungsi dough divider yang perlu diketahui.

1. Membagi Adonan dengan Ukuran yang Seragam

Ukuran adonan akan berpengaruh terhadap ukuran roti yang dihasilkan.

Jika satu adonan terlalu besar sementara yang lainnya terlalu kecil, hasil akhir roti juga dapat terlihat tidak konsisten. Dengan mesin pembagi adonan, proses pembagian dapat dilakukan dengan ukuran yang lebih seragam.

Hal ini penting bagi bakery yang ingin menjaga standar produk, terutama ketika roti diproduksi dalam jumlah banyak.

2. Mempercepat Proses Produksi

Membagi adonan satu per satu membutuhkan waktu, apalagi jika jumlah adonan yang harus diproses mencapai puluhan hingga ratusan potong.

Dough divider memungkinkan beberapa bagian adonan dibuat dalam satu proses. Dengan begitu, waktu yang biasanya digunakan untuk menimbang dan membagi adonan secara manual dapat dikurangi.

Bagi usaha bakery yang sedang meningkatkan kapasitas produksi, efisiensi waktu seperti ini tentu cukup berarti.

3. Mengurangi Pekerjaan Manual

Dalam produksi roti, ada banyak pekerjaan yang dilakukan secara berulang. Mulai dari menimbang bahan, menguleni adonan, membagi adonan, membentuk, melakukan proofing, hingga memanggang.

Dough divider membantu mengurangi pekerjaan manual pada tahap pembagian adonan. Operator tidak perlu memotong dan menimbang setiap bagian adonan satu per satu.

4. Membantu Menjaga Konsistensi Produk

Konsistensi merupakan salah satu hal penting dalam bisnis bakery.

Pelanggan tentu mengharapkan produk yang dibeli memiliki ukuran dan tampilan yang relatif sama. Pembagian adonan yang lebih seragam dapat membantu bakery menjaga konsistensi ukuran roti dari satu produksi ke produksi berikutnya.

Bagaimana Cara Kerja Dough Divider?

Secara umum, penggunaan dough divider dimulai dengan memasukkan adonan yang sudah siap dibagi ke dalam bagian mesin. Adonan kemudian diproses dan dibagi menjadi beberapa bagian sesuai dengan kemampuan mesin tersebut. Hasil pembagian selanjutnya dapat diteruskan ke proses berikutnya, misalnya pembentukan adonan atau proofing.

Setiap mesin pembagi adonan memiliki spesifikasi yang berbeda. Ada mesin yang memiliki jumlah pembagian tertentu dalam satu kali proses dan ada pula yang memiliki rentang berat adonan tertentu.

Karena itu, sebelum membeli dough divider, penting untuk melihat spesifikasinya dan menyesuaikannya dengan kebutuhan produksi roti.

Kapan Usaha Roti Membutuhkan Dough Divider?

Untuk produksi yang masih sedikit, pembagian adonan secara manual mungkin masih cukup dilakukan. Mesin pembagi adonan bisa untuk dipertimbangkan ketika jumlah produksi semakin meningkat.

Misalnya, ketika operator mulai menghabiskan banyak waktu hanya untuk menimbang dan membagi adonan, atau ketika ukuran roti harus dibuat lebih konsisten. Dough divider juga dapat dipertimbangkan oleh bakery yang sedang mengembangkan bisnis dari produksi rumahan menuju produksi dengan jumlah yang lebih besar.

Dengan kata lain, kebutuhan mesin sebaiknya disesuaikan dengan jumlah produksi, jenis produk, ukuran adonan, jumlah tenaga kerja, dan target perkembangan usaha.

Bagaimana Memilih Dough Divider yang Tepat?

Sebelum membeli mesin pembagi adonan roti, jangan hanya melihat harga atau jumlah pembagiannya. Ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan.

1. Jumlah Pembagian

Perhatikan berapa banyak bagian adonan yang dapat dihasilkan dalam satu kali proses. Semakin sesuai jumlah pembagian dengan kebutuhan produksi, semakin mudah mesin tersebut dimasukkan ke dalam alur kerja bakery.

2. Rentang Berat Adonan

Setiap jenis roti bisa membutuhkan ukuran adonan yang berbeda. Karena itu, periksa rentang berat adonan yang dapat diproses oleh mesin.

Misalnya, bakery yang memproduksi roti berukuran kecil akan memiliki kebutuhan yang berbeda dengan bakery yang membuat roti dengan ukuran lebih besar.

3. Kapasitas Produksi

Sesuaikan mesin dengan jumlah produksi harian. Jangan sampai mesin yang dipilih terlalu kecil untuk kebutuhan produksi atau justru terlalu besar untuk skala usaha saat ini.

4. Kemudahan Penggunaan

Mesin yang digunakan setiap hari sebaiknya mudah dioperasikan dan tidak membuat proses produksi menjadi lebih rumit.

5. Mitra Terpercaya

Untuk peralatan produksi bakery, layanan purna jual juga penting. Pastikan tersedia dukungan servis dan suku cadang sehingga mesin dapat digunakan untuk menunjang kegiatan produksi dalam jangka panjang.

Dough Divider D36 MASEMA untuk Membagi Adonan Roti

Bagi bakery yang membutuhkan mesin untuk membantu proses pembagian adonan, Dough Divider D36 dari MASEMA dapat menjadi salah satu pilihan.

Mesin pembagi adonan ini digunakan untuk membagi adonan roti menjadi 36 bagian dalam sekali proses dengan ukuran yang sama rata antara satu bagian dengan lainnya.

Dengan kemampuan tersebut, Dough Divider D36 dapat membantu mempercepat proses pembagian adonan sekaligus membuat ukuran potongan lebih konsisten dibandingkan jika dilakukan secara manual.

Mesin ini cocok dipertimbangkan oleh pelaku usaha bakery, toko roti, maupun produsen roti yang ingin membuat proses produksi menjadi lebih praktis dan efisien.

Jika Anda sedang mencari mesin pembagi adonan roti, Anda dapat melihat informasi lebih lanjut mengenai Dough Divider D36 MASEMA dan menyesuaikannya dengan kebutuhan produksi usaha Anda.